PONDOK MODERN DARUSSALAM GONTOR
PROFIL SINGKAT
Pondok Modern Gontor adalah Pondok Pesantren yang didirikan oleh tiga bersaudara: KH. Ahmad Sahal, KH. Zainudin Fananie, dan KH. Imam Zarkasyi pada tahun 1926. Pada masa-masa awal berdirinya Pesantren Gontor, dibuka beberapa program pendidikan antara lain Tarbyatul Athfal (TA) tahun 1926, Sullamul Muta’allimin tahun 1932 dan Kulliyatul Muallimin Al-Isalmiyah (KMI) tahun 1936. Pada tahun 1958 Pondok Modern Gontor telah diwakafkan untuk umat Islam, sehingga Pondok Modern bukan lagi milik pribadi kyai, keluarga ataupun golongan tertentu, tetapi milik seluruh umat Islam.
Pondok Modern Darussalam Gontor dengan sistem yang dimiliknya mempunyai landasan Panca Jiwa dan Motto yang menjadi acuan untuk terus berkembang. Selain itu ada empat model pendidikan yang menjadi sintesa terkait dengan sistem Gontor, keempat model pendidikan tersebuat adalah: Universitas Al-Azhar Kairo (model kemandirian dengan wakaf), Universitas Alighar India ( model pendidikan modern), Perguruan Shantiniketan, Balpor, India (model kesederhanaan dan kekeluargaan yang memberi nuansa kedamaian) dan Pondok Syanggit, Mauritania ( Kedermawanan dan keikhlasan para pengasuhnya).
Sejak berdirinya 85 tahun yang lalu, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) terus berevolusi secara bertahap, baik dalam pengembangan sistem pendidikan, (pembinanan santri) maupun dalam pembangunan sarana fisik. Kini PMDG telah memiliki 17 cabang di Indonesia dengan jumlah seluruh santri saat ini +18.000 santri/santriwati, diantaranya adalah :
1. Pondok Modern Darussalam Gontor pusat didesa Gontor kec. Mlarak kab. Ponorogo
2. Pondok Modern Darussalam Gontor 2 di Madusari Siman Ponorogo
3. Pondok Modern Gontor 3 Darul Ma'rifat di Kediri
4. Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 1 di Mantingan, Ngawi
5. Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 2 di Mantingan, Ngawi
6. Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 3 di Karangbanyu, Widodaren, Ngawi
7. Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 4 di Kendari, Sulawesi Tenggara
8. Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 5 di Kandangan, Kediri
9. Pondok Modern Ittihadul Ummah Gontor Putri 6 di Poso Sulawesi Tengah
10. Pondok Modern 5 Darul Muttaqin di Banyuwangi,
11. Pondok Modern Gontor 6 Darul Qiyam di Magelang
12. Pondok Modern Gontor 7 Riyadhatul Mujahidin di Kendari, Sulawesi Tenggara
13. Pondok Modern Darussalam Gontor 8 di Labuhan Ratu, Lampung Timur
14. Pondok Modern Darussalam Gontor 9 di Kalianda, Lampung Selatan
15. Pondok Modern Gontor 10 Darul Amin di Nanggroe Aceh Darussalam.
16. Pondok Modern Darussalam Gontor 11 di Sulit Air, Solok, Sumatra Barat
17. Pondok Modern Darussalam Gontor 12 di Jambi
18. Pondok Modern Ittihadul Ummah Gontor 13 di Poso Sulawesi Tengah
Salah satu orientasi pendidikan PMDG adalah pendidikan kemasyarakatan, maka pembinaan dan pembekalan yang diberikan kepada para santri difokuskan kepada masalah-masalah kemasyarakatan. Dengan harapan mereka yang telah menyelesiakan pendidikan di Pondok Modern mau berjuang ditengah-tengah masyarakat dengan segala kemampuan yang dimilikinya. Para alumni yang telah terjun di masyarakat baik dalam skala regional maupun nasional mempunyai lapangan perjuangan yang beragam. Pada usia yang ke 85 th ini PMDG telah banyak menyumbangkan produk didiknya untuk pembangunan bangsa dan negara. Alumni PMDG tersebar diberbagai bidang kehidupan sosial politik maupun budaya. Mereka berperan serta dalam pembinaan umat, memegang peran penting dalam pemerintahan RI dan persatuan bangsa. Diantaranya :
1. Dr. KH. Idham Kholid (mantan Perdana Menteri RI dan pernah Memimpin PBNU selama 25 tahun, alm)
2. Prof. Dr. Nurcholis Madjid
3. Dr. Hidayat Nur Wahid (Ketua MPR RI periode 2004-2009)
4. KH. Hasyim Muzadi (mantan Ketua Umum PBNU)
5. Prof. Dr. M. Din Syamsuddin (Ketua Umum PP. Muhammadiyah)
6. M. Maftuh Basyuni (Menteri Agama RI 2004-2009)
7. M. Muzammil Basyuni (Dubes Syiria)
8. Abdurrahman Fakhri (Dubes Mesir)
9. KH. Kholil Ridwan (Ketua MUI dan Ketua BKSPP)
10. Brigjen. Hasan Basri (Alm)
11. Nur Basya Juned (Ketua GKBI)
12. Prof. Dr. Azhar Arsyad (Rektor UIN Ujung Pandang)
13. Prof. Dr. Amin Abdullah (Mantan Rektor UIN Yogyakarta)
14. Ahmad Fuadi (Novelis)
Untuk info lebih lengkap tentang Pondok Modern Darussalam Gontor bisa diklik di sini.